Peran Bioteknologi dalam Bidang Farmasi, Peternakan, Pengolahan Limbah, dan Pertambangan

1. Bioteknologi farmasi dan kedokteran

a. Pembuatan antibodi monoklonal

Antibodi monoklonal adalah atibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal atau sel klona yang hannya mengenal satu jenis antigen.

Teknik hibridoma adalah penggabungan dua sel dari organisme yang berbeda sehingga menghasilkan sel tunggal berupa sel hibrid yang memiliki kombinasi sifat dari kedua sel tersebut. Teknik hibridoma ini penting untuk menghasilkan antibodi dan hormon dalam jumlah besar.



b. Pembuatan vaksin

Vaksin yang digunakan melindungi atau mencegah tubuh terserang penyakit dapat berasal dari mikroorganismeyang dilemahkan atau toksin yang dihasilkan oleh mikroorganisme tersebut. Namun, vaksin yang diproduksi secara konvensional tersebut dapat menimbulkan efek samping yang merugikan, namun dengan adanya berkembangnya teknik rekayasa berbagai resiko yang tidak diinginkan dapat dikurangi.

c. Pembuatan antibiotik

Produk metabolisme yang dihasilkan oleh mikroorganisme tertentu dan bersifat menghambat pertumbuhan atau merusak mikroorganisme lain disebut antibiotik.

2. Bioteknologi peternakan

a. Hewan transgenik

Hewan yang diberi perlakuan rekayasa genetika disebut hewan transgenik. Pada hewan hewan tersebut disisipkan gen gen tertentu yang dibutuhkan manusia. Sebagai contohnya adalah doma transgenik.

b. Hormon BST (bovine somatotropin)

Dengan rekayasa genetika juga dapat diproduksi hormon pertumbuhan hewan yaitu hormon BST. Hormon bst jika diinjeksikan ke tubuh hewan dapat didorong pertumbuhan dan meningkatkan produksi susu.

Pemakaian BST ini selain untuk meningkatkan produksi susu juga untuk memperbesar ukuran ternak hingga 2 kali lipat ukuran normal.

3. Bioteknologi pengolahan limbah

a. Pengolahan air limbah


  • Menghilangkan sisa sisa terakhir benda padat yang tersuspensi
  • Menghilangkan gangguan yang tidak dikehendaki
  • Menghilangkan rasa, warna, bau, dan mengurangi kandungan zat yang terlarut

b. Pengolahan limbah

Dengan bioteknologi untuk mengurangi minyak , yaitu dengan menggunakan jamur Cladosporium resinae.

c. Biodegadrasi plastik

Plastik dapat didegradasi dengan oleh mikroba jamur Cladosporium resinae.

4. Bioteknologi bahan bakar alternatif

a. Gasohol

Gasohol adalah bahan bakar berbahan baku nabati. Gasohol dihasilkan dari fermentasi khamir pada gula. Gasohol bersifat murah, dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi. Bahan baku yang paling banyak digunakan adalah tebu. Setelah tebu diambil gulanya, maka tersisa limbah berserat yang disebut bagasse. Bagasse dapat dikeringkan dan dibakar sebagai sumber energi untuk proses destilasi pembuatab gasohol.

b. Biogas

Biogas dibuat melalui fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran organisme. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana (biogas) yang mudah terbakar dan digunakan untuk bahan bakar.

5. Bioteknologi pertambangan

Pada kegiatan pertambangan secara konvensional, ekstraksi bijih tembaga memerlukan proses dengan zat kimia dan biaya yang besar. Namun, sejak ditemukannya bakteri Thiobacillus ferooxidans maka ekstraksi bijih tembaga dilakukan dengan bantuan bakteri tersebut.

Pemanfaatan sifat mikroorganisme yang mampu membantu manusia melakukan proses pemisahan logam logam dari bijih disebut teknik biomining.

Materi Terkait Bioteknlogi

  1. 4 Disiplin Ilmu yang Digunakan Dalam Bioteknologi
  2. Ciri-Ciri Produk yang menggunakan Suatu Proses Bioteknologi
  3. Contoh-Contoh Produk Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern
  4. Peran Bioteknologi dalam Industri Makanan, Produksi Bahan Organik, dan Pertanian
  5. Peran Bioteknologi dalam Bidang Reproduksi (Teknologi Plasmid, Kloning dan Bayi Tabung)
  6. Peran Bioteknologi dalam Bidang Farmasi, Peternakan, Pengolahan Limbah, dan Pertambangan
  7. Dampak Negatif Adanya Bioteknologi Modern

Referensi Materi Bioteknologi

P. Fictor Ferdinand, & Moekti Ariebowo. 2009. Praktis Belajar Biologi 3: untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Pratiwi, D.A., Sri Maryati, Srikini, Suharno, & Bambang S. 2012. Biologi SMA kelas XII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Pujiyanto, Sri & Rejeki Siti Fatimah. 2016. Menjelajah Dunia Biologi keas XII SMA. Solo: Tiga Serangkai.

Rachmawati, Faidah., Nurul Urifah, & Ari Wijayati. 2009. Biologi : untuk SMA/ MA Kelas XII Program IPA. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Subardi, Nuryani, & Shidiq Pramono. 2009. Biologi 3 : Untuk Kelas XII SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Belum ada Komentar untuk "Peran Bioteknologi dalam Bidang Farmasi, Peternakan, Pengolahan Limbah, dan Pertambangan"

Posting Komentar

Mohon untuk tidak meninggalkan live link

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel