Macam-Macam Derivat Spesifik dari Epidermis

A. RAMBUT

Rambut adalah organ seperti benang yang tumbuh di kulit hewan, terutama mamalia.Rambut muncul dari epidermis (kulit luar), walaupun berasal dari folikel rambut yang berada jauh di bawah dermis.Struktur mirip rambut, yang disebut trikoma, juga ditemukan pada tumbuhan.

Rambut pada manusia tumbuh di seluruh permukaan kulit, kecuali pada telapak kaki, telapak tangan dan bibir. Bagian tubuh yang memiliki rambut terpekat adalah permukaan dan bagian belakang kepala, alis, bulu mata dan bagian lainnya.

Susunan Rambut:

  1. Shaft, yaitu rambut di permukaan kulit.
  2. Akar, Rambut yang terrtanam di bawah kulit.
  3. Folikel, pori-pori kulit yang dilalui rambut.
  4. Papilla, ujung yang bertumbuh.
  5. Medulla, Bagian tengah yang berlubang seperti selang.
  6. Korteks, Bagian utama dari rambut.
  7. Kutikula, lapisan keras.
  8. Kelenjar minyak
  9. Otot berekor, membuat rambut bisa berdiri.
  10. Pembuluh saraf
  11. Saraf.
Terdiri dari benang bertanduk yang berasal dari epidermis, terdiri dari batang dan akar yang meluas ke bawah hingga menyerupai umbi yang bertakik pada lapisan di bawahnya.Ruang dalam takik terdapat jaringan penyambung atau papilla. Akar rambut terbungkus dari folikel rambut yang berasal dari sumbu epidermal dan dermal.Rambut terdiri atas 3 lapisan epitel, yaitu medulla, korteks dan kutikula.

Folikel rambut terdiri atas:

  • Seludang akar epitel dalam, terdiri dari kutikula, lapisan Huxley, henle.
  • Seludang akar epitel luar yang berasal dari epidermis, merupakan perpanjangan lapisan malpighi (stratum basale dan spinosum)
  • Selubung jaringan penyambung berasal dari dermis:
    • selubung dalam, membran hialin sempit, menempel pada sel-sel silindris selubung luar.
    • Selubung tengah, serat jaringan penyambung halus yang tersusun dalam jaringan.
    • Selubung atas, berfungsi mengangkut rambut dalam epidermis.

anatomi rambut
anatomi rambut

B. KUKU

Kuku adalah bagian tubuh binatang yang terdapat atau tumbuh di ujung jari. Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat mulai tumbuh dari ujung jari.Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi dari kotoran.

Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Secara kimia, kuku sama dengan rambut yang antara lain terbentuk dari keratin protein yang kaya akan sulfur. Terdiri dari sel tanduk yang mengalami modifikasi yang bersatu dengan kuat.Pada bagian proksimal kuku terbentuk dalam matriks kulit.
anatomi kuku
anatomi kuku
Dasar kuku terdiri dari sel Prickle yang mengalami modifikasi dimana kuku melekat dengan kuat.Kuku sebagian memperoleh warna dari darah dan sebagian dari pigmen dalam epidermis, terutama melanin. Sebagai penutup bagian luar maka selain sebagai protektif ia juga bertindak sebagai barier terhadap infeksi, ketahana jaringan (pelindung di bawahnya), sebagai insulator dan suhu tubuh.

Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan.Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya sangat sedikit.

C. SISIK

Berdasarkan bentuk dan bahan yang terkandung di dalamnya, sisik dapat dibedakan menjadi :
1. Sisik kosmoid: dianggap sisik yang paling premitif, merupakan hasil fusi sisik plakoid dan tulang dermal. Tersusun atas 3 lapis :
  • Kosmin sebagai lapisan paling atas
  • Lapisan tulang yang vaskuler
  • Lapisan tulang yang kompak dan berlamela.

2. Sisik ganoid: Jenis sisik ini dimiliki oleh ikan-ikan Lepidosteus (Holostei) dan Scaphyrynchus (Chondrostei). Sisik ini terdiri dari beberapa lapisan yakni lapisan terluar disebut ganoine yang materialnya berupa garam-garam an-organik, kemudian lapisan berikutnya dalah cosmine, dan lapisan yang paling dalam adalah isopedine. Pertumbuhan sisik ini dari bagian bawah dan bagian atas.

3. Sisik plakoid: Bentuk sisik tersebut menyerupai bunga mawar dengan dasar yang bulat atau bujur sangkar. Sisik macam ini terdiri dari keping basal yang letaknya terbenam di bagian dermis kulit, dan suatu bagian yang menonjol berupa duri keluar dari permukaan epidermis.

Sisik tersebut merupakan struktur exoskeleton yang primitive yang mempunyai titik perkembangan menuju ke lembaran sisik yang biasa terdapat pada osteichthyes yang terdiri atas lempeng dasar, tangkai sentral dan duri. Bagian yang lunak dari sisik ini (pulp) berisikan pembuluh darah dan saraf yang berasal dari dermis.
sisik ganoid dan plakoid
sisik ganoid dan plakoid
Sisik placoid dibangunkan oleh dentine sehinnga sering disebut dermal denticle yang di dalamnya terdapat rongga pulpa. Pertumbuhan dari sisik placoid menyerupai pertumbuhan gigi, yaitu dimulai dengan adanya pengelompokan dari sel-sel dermis yang seterusnya akan tumbuh menjadi lebih nyata membentuk papila dermis yang mendesak epidermis yang ada di sebelah permukaan. Gigi ikan hiu merupakan derivate dari sisik.

D. BULU

Bulu adalah suatu struktur epidermis yang membentuk penutup luar, pada burung misalnya. Bulu merupakan suatu struktur karatin yang karakteristik terdapat pada bangsa burung, serta merupakan modifikasi dari sisik, karena bangsa burung mempunyai nenek moyang dari bangsa reptile. Pertumbuhan awal dari bulu sama dengan pertumbuhan sisik yang berawal dari papilla dermis.

Bulu adalah struktur keratin yang karakteristiknya terdapat pada bangsa aves, dan di anggap sebagai modifikasi dari sisik.

Pertumbuhan awal bulu sama denga pertumbuhan awal sisik, dengan papilla dermis sebagai struktur permulaan. Sebagian besar unggas memiliki dua bentuk bulu dasar, yaitu: bulu luar (pluma, jamak plumae) yang berstruktur menyirip dan tampak dari luar dan bulu dalam (plumula, jamak -e) yang berada di dalam lapisan bulu luar dan tidak berstruktur (terurai).
anatomi bulu
anatomi bulu
Beberapa burung memiliki bulu tipe yang lain, yang berbentuk seperti rambut dan disebut filopluma (jamak~e).Jenis bulu ini, bila ada, mengisi bagian bulu dalam yang lembut. Bulu-bulu luar yang tumbuh membentuk sayap unggas disebut sebagai remiges, sementara bulu-bulu luar yang tumbuh membentuk ekor disebut rectrices (tunggal: rectrix). Keduanya merupakan bulu-bulu yang penting dalam menentukan kemampuan terbang.

Macam-macam jenis bulu :

  • Pennae: Hanya terdapat pada daerah tertentu dari tubuh , yaitu daerah pterylae.
  • Plumula: Merupakan bulu-bulu yang kecil dengan rachis yang banyak.
  • Filoplumae: Merupakan bulu-bulu rambut yang sangat halus , terdiri ari rechis dan rami, kalamus yang telah tereduksi.

F. TANDUK

Adalah nama umum yang diberikan kepada penonjolan yang panjang dan runcing, bercabang atau tidak bercabang pada kepala bagian frontal.

Macam-macam tanduk :

  1. Tanduk kosong: seludang zat tanduk yang melapisi sumbu tulang, tak bercabang dan tak pernah tinggal, pada beberapa hewan yang baik pertumbuhannya pada hewan jantan.
  2. Tanduk rambut: disebut pula dengan cula, seperti pada badak. Yaitu kumpulan rambut-rambut yang telah mengalami fusi. Cula atau tanduk rambut tidak dapat lepas dan tidak pula bercabang.
  3. Rangga atau antler: pada rusa terdapat penonjolan tulang frontal yang dapat tumbuh dan bercabang dan dapat pula dilepaskan, jadi bukan derivate kulit, lapisan kulit hanya ada pada saat pertumbuhan, setelah ukuran penuh dicapai kulitnya akan mengelupas

Baca juga

Mohon sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2016/06/derivat-epidermis-spesifik.html
Sekali lagi mohon jika ingin meng-copy paste artikel ini sertakan link artikel ini http://www.biologiedukasi.com/2016/06/derivat-epidermis-spesifik.html
Previous
Next Post »

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon