Pembahasan Soal UN Biologi 2019 Nomor 05 (Sejarah Penemuan Virus)

5. W.M. Stanley (1935) berhasil mengisolasi dan mengkristalkan penyebab penyakit mosaik pada tembakau. Apabila kristal disuntikkan pada tanaman tembakau, partikel tersebut menjadi aktif, kemudian memperbanyak diri dan menyerang tanaman tembakau. Menurut Brum, dkk (1994: 800), partikel penyebab penyakit mozaik tembakau memiliki ukuran yang sangat kecil. Berdasarkan penjelasan di atas, ciri-ciri penyebab penyakit tembakau adalah ....

a. belum berbentuk sel, berukuran sangat kecil bahkan lebih kecil dari bakteri
b. dapat memperbanyak diri ketika berada di luar sel inang
c. sel tembakau yang terinfeksi dapat menyerang tanaman selain tanaman tembakau
d. bersifat parasit fakultatif yang tetap aktif di luar tubuh inang
e. bentuk partikelnya dapat berubah menjadi sel dan bersifat parasit

Sejarah penemuan virus
Sejarah penemuan virus


Pembahasan

Pada soal ini terkait dengan bab virus kelas X semester 1, sub bab yang dipelajari adalah sejarah penemuan virus.

Sejarah Penemuan Virus

1. Adolf Mayer

Adolf Mayer berhasil menemukan dan mengidentifikasi keadaan virus pada tahun 1882 yang didapatkan dari penelitian penyakit pada tumbuhan daun tembakau dengan ciri memiliki bintik kuning.

Adolf Mayer mengawali penelitiannya mengambil getah tumbuhan daun tembakau yang memiliki bintik kuning dan menyemportkannya kepada daun tembakau lainnya yang tidak bepenyakit.

Hasil penelitiannya membuat tumbuhan tembakau yang sehat menjadi memiliki penyakit yang sama dengan tumbuhan sebelumnya yang dianulir memiliki virus.

Adolf Mayer membuat kesimpulan bahwa terdapat mikroorganisme yang memiliki ukuran jauh leih kkecil dibandingkan dengan bakteri

2. Dmitri Ivanovsky (1883)

Menyaring ekstrak daun tembakau yang terinfeksi melalui saringan yang terbuat dari porselen. Kemudian, getah hasil saringan tersebut dioleskan pada daun tembakau yang sehat dan ternyata daun tersebut menjadi sakit. Ivanovsky menduga bahwa penyebab penyakit mozaik pada daun tembakau itu adalah bakteri yang berukuran sangat kecil, karena masih dapat melewati saringan bakteri

3. Martinus Beijerinck

Melakukan eksperimen yang akhirnya membuktikan bahwa agen penginfeksi yang terdapat di dalam getah tembakau dapat berkembang biak. Beijerinck kemudian menyemprotkan getah yang telah disaring ke tanaman lainnya. Setelah tanaman tersebut sakit, maka getahnya digunakan untuk menginfeksi tanaman berikutnya, dan seterusnya hingga beberapa kali pemindahan.

Ternyata, kemampuan patogen tersebut sama sekali tidak berkurang setelah beberapa kali pemindahan. Berbeda dengan bakteri, agen penginfeksi tersebut tidak dikembangbiakkan dalam medium nutrisi di dalam cawan petri dan tidak dapat dinonaktifkan dengan alkohol. Beijerinck memperkirakan agen penginfeksi tersebut adalah partikel yang jauh lebih kecil dan lebih sederhana dibandingkan dengan bakteri. Ia menyebutnya sebagai virus lolos saringan (filterable virus).

4. Wendell Stanleika

Seorang ilmuan Amerika, Wendell Stanleika pada tahun 1935 berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit bintik kuning yang menyerang tembakau. Partikel mikroskopis ini kemudian diberi nama Tobacco Mosaic Virus (TMV). Sejak saat itu, penelitian lebih dalam terkait keberadaan virus semakin banyak dilakukan.



Jawaban yang benar: A

Posting Komentar untuk "Pembahasan Soal UN Biologi 2019 Nomor 05 (Sejarah Penemuan Virus)"