Penjelasan Rinci Sistem Syaraf Amfibi dan Reptil

Dilihat: x sejak 05 Januari 2017

Baca Juga

A. Sistem saraf amphibi

Sistem saraf amphibi dibagi menjadi system nervus centrale ( encheplalon dan medulla spinalis) sera sistem nervus peripherium. Pada amphibi, enchepalon (otak) dan medulla spinalis (sum-sum tulang belakang) yang dilindungi oleh tengkorak dan ruas – ruas tulang belakang dibungkus oleh 2 lapisan disebut duraeter dan pipiamete, batasan dengan jaringa saraf. Diantara dua lapisan tersebut terdapat spatium subdurale dan cairan cerebospinalis.

Otak tengah (mesencephalon) pada amphibi sebagai pusat penglihatan berkembang lebih baik sehingga amphibi memiliki penglihatan yang baik.


Medulla spinalis merupakan lanjutan dari medula oblongata, berjalan di dalam canalis medullaris dari columna vertebrata. Di caudal ini berakhir sebagai benang tipis. Filum terminale yang sudah tidak mengandung elemen – elemen saraf yang terdapat di dalam vertebrae ruang intercaudal yang disebut urostyle.
Sistem Syaraf Amfibi
Sistem Syaraf Amfibi
Sistem nervosum peripherium (sistem saraf tepi) ampbihi terdiri atas nervi cranalis dengan 10 pasang terpusat pada encephalon dan nervi spinalis 10 pasang berpusat pada medullae spinalis.

B. Sistem Saraf Reptil

Reptile mempunyai susunan saraf yang serupa dengan susunan saraf pada burung.Otak pada reptile Juga terdiri atas empat bagian.Kekhususannya hanyalah terdapat tonjolan Otak besar yang berkembang dengan baik sehingga pusat saraf pembau jelas kelihatan.

Otak besar ini meluas ke atas sehingga menutupi otak tengah.bagian-bagian otak lainnya kurang berkembang bila di bandingkan dengan otak pada burung. Otak tengah pada amniota adalah sebagai pusat dari aktivitas, tetapi pada reptilia terdapat perubahan cerebrum.

Perubahan tersebut akibat perkembangan ukuran dari belahan – belahan otak karena adanya invasi pallium oleh beberapa sel saraf sehingga menjadi bentuk neopallium. Cerbelum pada reptile relatif lebih besar daripada milik amfibi.
sistem syaraf reptil
sistem syaraf reptil
Pada bagaian dorsal, otak menunjukkan bagian dorsal, otak menunjukkan dua lobus olfaktori ramping yang terhubung ke hemisfer serebral besar; di belakang hemisfer tersebut terdapat dua lobus optik berbentuk oval.

Berikutnya adalah cerebelum yang berbentuk buah pir, lebih besar darai cerebelum amfibi. Medula oblongata tersebar secara lateral di bawah cerebelum, kemudian menyempit ke sum-sum tulang belakang. Di bagian ventral, di antara bagaian dasar hemisfer serebral, terdapat saluran optik dan saraf optik, diikuti dengan infundibulum dan hipofisis. Terdapat 12 pasang saraf kranial dan saraf spinal yang berpasangan ke setiap somit tubuh.

Terdapat kuncup pengecap di lidah dan organ olfaktori pada setiap rongga nasal.mata memiliki kelenjar lakrimal untuk mempertahankan kornea atau permukaan bola mata tetap lembap ketika keluar darai air. Telinga merupakan karakteristik tipe vertebrata darat.

Setiap telinga memiliki kanal auditori eksternal pendek yang berada di bawah penutup kulit., dengan membran timpani di ujung bagian dalam, rongga timpani atau telinga tengah, dan telinga dalam mengandung tiga kanalis semisirkularis dan organ pendengaran. Dari setiap rongga timpani terdapat rongga eustachius yang mengarah secara medial, keduanya memiliki lubnag bersama ke atap faring di belakang nares interna.

Baca Juga

Like & Follow

Dilarang copy paste artikel ini secara keseluruhan untuk ditampilkan di website/blog, kami akan bertindak tegas untuk melaporkan ke google DMCA tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2016/12/penjelasan-rinci-sistem-syaraf-amfibi.html
Previous
Next Post »

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon