Sejarah, Klasifikasi dan Struktur Virus Zika, Kenali Gejala dan Bahaya Virus Zika

 

perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal

A. Sejarah Virus Zika

Virus zika merupakan virus yang disebarkan melalui perantara nyamuk yaitu nyamuk yang sama yang menyebarkan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah yaitu nyamuk Aedes aegypti. Virus Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947 dan telah menjadi wabah di berbagai negara di Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik. Selama tahun lalu, penyakit ini juga telah menyebar di beberapa bagian Amerika Tengah dan Selatan.

Selain nyamuk Aedes aegypti nyamuk Aedes albopictus adalah nyamuk lain yang juga berpotensi yang memiliki tingkat keganasan yang sama sebagai agen virulensi. Nyamuk jenis ini paling banyak dijumpai di daerah Afrika dan Asia. Aedes albopictus, yang juga dikenal sebagai nyamuk macan Asia dengan ciri garis-garis putih, dianggap spesies nyamuk yang paling agresif. Kedua spesies biasanya menggigit pada siang hari dan pada sore hari, sehingga kelambu untuk tidur malam dianggap tidak begitu berguna untuk mecegah penyebaran virus Zika. Setiap spesies nyamuk ini juga dapat menginfeksi orang dengan demam berdarah, chikungunya, dan demam kuning.

Salah satu negara yang terbanyak yang terkena virus zika adalah Brazil semenjak pertengahan 2015 ada sekita 500.000 penduduk yang tertular virus Zika ini. Bahkan sampai berkembang banyak sekali sehingga mencapai sampai 1,5 juta penduduk yang tertular.

Virus zika yang terjadi sekarang ini sangat membahayakan bagi perkembangan janin pada ibu yang hamil, hal ini dikarenakan pada kasus yang terjadi di Brazil, ibu yang hamil banyak yang melahirkan bayi yang abnormal dengan kelainan pada tulang kepala lebih kecil dari umumnya, kelainan ini dinamakan dengan mikrosefalus, maka dari itu virus zika ini disinyalir memiliki efek yang merusak pada perkembangan janin meskipun sampai sekarang para ilmuwan masih terus meneliti kemungkinan hal tersebut.
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal

Pada tahun 2010 sampai 2014, brazil mempunyai rata rata 156 bayi yang lahir dengan microcephaly setiap tahunnya. Yang lebih mengejutkan lagi pada tahun 2015, lebih dari 3000 bayi lahir dengan kondisi tersebut, bahkan hingga berujung kematian hal tersebut di duga ada kaitannya dengan jejak virus zika.

Virus Zika menyebar ke orang melalui gigitan nyamuk. Gejala yang paling umum dari penyakit virus Zika adalah demam, ruam, nyeri sendi, dan konjungtivitis (mata merah). Penyakit ringan biasanya memiliki gejala yang berlangsung dari beberapa hari sampai satu minggu

Pada bulan Mei 2015, Organisasi Kesehatan Amerika (PAHO) mengeluarkan peringatan mengenai kontak pertama yang dikonfirmasi infeksi virus Zika di Brasil. Wabah di Brasil yang terjadi diduga menyebabkan sindrom Guillain-Barré dan kecenderungan wanita yang hamil melahirkan bayi dengan cacat lahir dan dapat melahirkan anak yang memiliki kecenderungan mengalami kelainan.

B. Klasifikasi dan Struktur virus zika

Group: Group IV ((+)ssRNA)
Famili: Flaviviridae
Genus: Flavivirus
Spesies: Virus Zika

Virus zika memiliki virion dengan diameter 40nm degan permukaan proyeksi sekitar 5-10nm. virus zika memiliki nukleokapsid dengan diameter 25-30nm yang mengelilingi membran lipid bilayer. virus ini memiliki envelop dengan bentuk isohedral yang memiliki struktur yang terbuat dari protein E dan M. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur virus zika di gambar dibawah ini

struktur virus yang tergolong genus flavivirus
struktur virus yang tergolong genus flavivirus
struktur 3 dimensi genus flavivirus
struktur 3 dimensi genus flavivirus

Susunan gen virus zika termasuk ke dalam Non-segmented, single-stranded, dan genom positive-sense RNA dengan panjang basa 10794 dengan dua bagian non-coding yaitu 5′ NCR dan 3′ NCR.
susunan gen virus zika
susunan gen virus zika

C. Penyebaran virus zika

  • Sebelum tahun 2015, Zika wabah virus telah terjadi di daerah Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik.
  • Pada bulan Mei 2015, Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengeluarkan peringatan mengenai dikonfirmasi infeksi virus Zika pertama di Brasil.
  • Saat ini, wabah yang terjadi di banyak negara.
  • Virus Zika akan terus menyebar dan akan sulit untuk menentukan bagaimana virus akan menyebar dari waktu ke waktu.

Persebaran virus zika di dunia
Persebaran virus zika di dunia
BenuaAmerika
  1. Barbados
  2. Bolivia
  3. Brazil
  4. Colombia
  5. Commonwealth of Puerto Rico, US territory
  6. Costa Rica
  7. Curacao
  8. Dominican Republic
  9. Ecuador
  10. El Salvador
  11. French Guiana
  12. Guadeloupe
  13. Guatemala
  14. Guyana
  15. Haiti
  16. Honduras
  17. Martinique
  18. Mexico
  19. Nicaragua
  20. Panama
  21. Paraguay
  22. Saint Martin
  23. Suriname
  24. U.S. Virgin Islands
  25. Venezuela
OCEANIA/PACIFIC ISLANDS
  1. American Samoa
  2. Samoa
AFRICA
  1. Cape Verde

D. Pencegahan

  • Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit virus Zika (Zika). 
  • Mencegah Zika dengan menghindari gigitan nyamuk
  • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika gigitan sebagian besar pada siang hari. 
  • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika juga menyebar berdarah dan chikungunya virus.
Ketika bepergian ke negara-negara di mana virus Zika atau virus lainnya disebarkan oleh nyamuk yang ditemukan, dapat mengambil langkah-langkah berikut ini:
  • Kenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang. 
  • Tinggal di tempat-tempat dengan AC atau bahwa penggunaan jendela dan layar pintu untuk menjaga nyamuk di luar. 
  • Tidur di bawah tempat tidur kelambu jika Anda berada di luar negeri atau di luar dan tidak mampu melindungi diri dari gigitan nyamuk. 
  • Gunakan Perlindungan losion penolak serangga. 
  • Jika menggunakan tabir surya, oleskan tabir surya sebelum menerapkan obat nyamuk. 
  • Jika Anda memiliki bayi atau anak: 
    • Jangan gunakan obat nyamuk pada bayi lebih muda dari usia 2 bulan. 
    • Usahakan pakaian anak menutupi lengan dan kaki
    • atau Penutup boks, kereta dorong, dan gendongan bayi dengan kasa nyamuk.
  • Virus Zika dapat ditemukan dalam darah dan diteruskan dari orang yang terinfeksi ke nyamuk lain melalui gigitan nyamuk. 
  • Nyamuk yang terinfeksi kemudian dapat menyebarkan virus ke orang lain. 
 
Baca juga:
  1. Peranan virus yang merugikan bagi kehidupan
  2. Ciri-ciri dan struktur tubuh virus
  3. Siklus hidup virus 


Reference:
http://www.microbiologyinfo.com/zika-virus-structure-genome-symptoms-transmission-pathogenesis-diagnosis/
http://www.wpro.who.int/mediacentre/factsheets/fs_05182015_zika/en/


Mohon sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2016/02/sejarah-klasifikasi-dan-struktur-virus.html
Sekali lagi mohon jika ingin meng-copy paste artikel ini sertakan link artikel ini http://www.biologiedukasi.com/2016/02/sejarah-klasifikasi-dan-struktur-virus.html
Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
Khisna Tulm
AUTHOR
6 September 2016 19.27 delete

Mohon pencerahannya. Virus yg menyebabkan penyakit bahaya rata2 virus RNA.apakah jenis asam nukleat berpengaruh terhadap Sifat virulen virus

Reply
avatar
Yoga Jiwanjaya
AUTHOR
7 September 2016 19.41 delete

memang kebanyakan virus yang memiliki virulensi paling bahaya bagi manusia adalah virus RNA. secara umum virulensi virus selalu dikaitkan dengan bagaimana virus tersebut mampu dengan mudah menginfeksi inangnya, bagimana virus tersebut mampu melawan antibodi yang ada didalam tubuh inang. bagaimana virus mampu mngelabui sistem imun inang(contoh virus HIV)http://www.biologiedukasi.com/2015/02/dibalik-ganasnya-virus-hiv-terdapat.html , dan bagian sel apa yang diserang oleh virus tersebut. kenapa virus RNA yang paling virulen, karena kebanyakan virus RNA memiliki kemampuan diatas. terimakasih.. :) mungin komentar di bawah saya ada yang lebih yahud...

Reply
avatar
Khisna Tulm
AUTHOR
19 September 2016 14.10 delete

maaf saya garis bawahi....Berarti jenis asam nukleat sebenarnya tidak mempengaruhu kevirulenan virus. begitu......?leres?

Reply
avatar
20 September 2016 13.32 delete

iya mbak.. sepemahaman saya seperti itu..., jadi virus DNA maupun RNA bisa sama2 memiliki tingkat virulensi yang berbahaya pada manusia. tergantung sel apa yang diserang. (1)penyerangan sel target tergantung pada kecocokan reseptor antara sel target dengan yang dimiliki virus, dan (2) informasi genetik yang dibawa oleh virus tersebut baik DNA maupun RNA

mohon koreksinya bila ada kesalahan... , karena saya sendiri dalam tahap belajar....

Reply
avatar

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon