Metabolisme Sel, Sub Bab Katabolisme Karbohidrat, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs

A. Dekarboksilasi oksidatif(DO)

Setelah paham mengenai tahapan yang pertama yaitu glikolisis maka akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya yaitu dekarboksilasi oksidatif(DO). DO berlangsung di membrane luar mitokondria. Reaksi DO merupakan kelanjutan dari glikosis yang pada tahap akhir akan menghasilkan asam piruvat. DO membutuhkan asam piruvat yang nantinya akan di rubah menjadi asetil-KoA.
Dekarboksilasi oksidatif
Dekarboksilasi oksidatif

Ada dua pendapat dalam DO ini. Sebagian berpendapat bahwa DO dimasukkan ke dalam siklus krebs, ada juga yang berpendapat DO tidak dimasukkan ke dalam siklus krebs, kedua pendapat ini sama benarnya karena reaksi yang terjadi sama anatar kedua pendapat tersebut.

Input/dibutuhkan
Output/hasil
2 Asam piruvat
2 CO2
2 KoA
2 asetil-KoA
2 NAD+
2 NADH
Kenapa baik output maupun input digandakan mejadi masing masing 2, yang terlihat di dalam skema tersebut adalah salah satu dari reaksi DO yang terjadi, sebenarnya reaksi DO ada dua yaitu di kanan dan di kiri.

Ingat proses glikolisis terjadi pengubahan satu molekul fruktosa 1,6-biphospat mejadi dua molekul gliseraldehid 3-phospat yang terlihat di skema glikolisis, maka tahap akhir akan dihasilkan 2 asam piruvat, maka DO pun akan melanjutkan tahapan ini sehingga sebenarnya skema dari DO ada di kanan dan di kiri. Sehingg hasilnya digandakan menjadi dua.

B. Siklus krebs

Dekarboksilasi oksidatif setelah terbentuk asetil KoA maka akan dilanjutkan ke tahapan siklus krebs langsung saja skemanya adalah sebagai berikut
Siklus krebs
Siklus krebs
Siklus krebs di awali dengan berikatannya antara asetil KoA dengan oksaloasetat yang membentuk asam sitrat. Pembentukan asam sitrat juga di ikuti dengan lepasnya KoA yang nantinya akan masuk kembali ke dekarboksilasi oksidatif yang nantinya berikatan kembali dengan asam piruvat.

Sitrat kemudian berubah menjadi asam isositrat dengan bantuan enzim akonitase. Asam isositrat kemudian berubah menjadi asam a ketoglutarat dengan cara melepaskan 1 molekul CO2 dan juga terjadi pengubahan NAD+ menjadi NADH.

Selanjutnya asama a ketoglutarat akan diubah menjadi suksinil KoA. Pada proses ini terjadi pengikatan KoA oleh asam a ketoglutarat. Pada proses ini juga terjadi pelepasan CO2 dan pengubahan NAD+ menjadi NADH.

Suksinil KoA yang terbentuk kemudian di ubah menjadi asam suksinat. Terjadi pelepasa KoA pada waktu terjadi perubahan, serta terjadi pembentukan ATP dengan cara pengikatan ADP + P sehingga menjadi ATP. KoA yang di lepaskan dalam proses ini digunakan kembali pada proses perubahan asam a ketoglutarat menjadi suksinil KoA.

Suksinat yang terbentuk kemudian di ubah menjadi asam fumarat dengan bantuan enzim suksinat dehidrogenase. Terjadi juga pengubahan FAD menjadi FADH2. Asam fumarat kemudian di ubah menjadi malat dan terjadi pelepasa H2O.

Malat kemudian berubah menjadi oksloasetat dengan bantuan enzim malat dehidrogenase. Pengubahan ini juga mengakibatkan terbentuknya NADH dari pengubahan NAD+ yang menangkap satu hidrogen sehingga menjadi NADH.

Asam oksaloasetat yang tebentuk kemudian mengalamai siklus kembali dengan berikatan dengan asetil KoA hasil dari dekarboksilasi oksidatif.
Input/dibutuhkan
Output/hasil
2 Asetil KoA
4CO2
2ADP
2ATP
6NAD+
6NADH
2FAD
2FADH2
Masih ingat kan kenapa hasilnya di dari siklus krebs dikalikan 2, ini dikarenakan pada proses ini terjadi reaksi di kanan dan kiri bagan sehingga dikalikan dengan 2.

Baca Juga
biologi edukasi akan sangat berterima kasih kepada pembaca blog ini apabila menshare materi ini di facebook, twitter, dll.
Mohon sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2014/07/metabolisme-sel-sub-bab-katabolisme_2.html
Sekali lagi mohon jika ingin meng-copy paste artikel ini sertakan link artikel ini http://www.biologiedukasi.com/2014/07/metabolisme-sel-sub-bab-katabolisme_2.html
Previous
Next Post »

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon