Beberapa Jenis Penyakit Pada Kulit dan Cara Pengobatannya (Kusta, Herpes, dan Dermatitis)

1. Kusta

a. Pengertian

Kusta (lepra ataumorbus haspen) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae (M. Leprae)

b. Etiologi

m. leprae merupakan basil tahan asam (BTA), bersifat obliga intraseluler, menyerang saraf perifer, kulit, dan organ lain seperti mukosa saluran napas bagian atas, hati, dan sum-sum tulang dan susunan saraf pusat. Masa membela diri M. Leprae 12-12 hari dan masa tunasnya antara 40 hari sampai 40 tahun.

c. Patofisiologi

Cara penularan yang pasti belum diketahui, tetapi menurutsebagian besar ahli melalui saluran pernapasan (inhalasi) dan kulit (kontak langsung lama dan erat). Kuman mencapai permukaan kulit melalui folikel rambut, kelenjar keringat, dan diduga juga melalui air susu ibu. Tempa implantasi tidak selalu menjadi tempat lesi pertama.
kenali kusta
kenali kusta
Timbulnya penykit kusta pada seseorang tidak mudah sehinga tidak perlu ditakuti. Hal ini bergantung pada beberapa faktor, antara lain sumber penularan, kuman kusta, daya tahan tubuh, sosial ekonomi, dan iklim.

Sumber penularan adalah kuman kusta utuh (solid) yang berasal dari pasien kusta tipe MB (multi basiler) yang belum diobati atau tidak teratur berobat


Bila seseorang terinfeksi M. Leprae,sebagian besar (95%) akan sembuh sendiri dan 5% akan menjadi inderminate. Dari 5%inderteminate, 30% bermanifestasi klinis menjadi determinate dan 70% sembuh.

d. Pengobatan

Obat yang digunakan :

a. Pemberian obat antireaksi

- Aspirasi 600-1200 mg yang diberikan tiap 4 jam 4-6x sehari
- Klorokuin 3x150 mg/ hari
- Pretnison 30-80 mg/hari , dosis tunggal pada pagi hari sesudah makan atau dapat juga diberikan secra dosis terbagi misalnya 4x2 tablet/ hari, berangsur-angsur diturunkann 5-10 mg/ 2 minggu setelah terjadi respon maksimal

b. Oemberian analgetik dan sedative

- Aspirasi 600-1200 mg yg diberikan tipa 4 jam, 4-6x /hari
- Parasetamol 300-1000 mg yang diberikan 4-6x/ hari ( dewasa)
- Antimon 2-3 ml secara selang-seling deberikan, maksimal 30 ml

2. Herpez zoster

a. Pengertian

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi firus farisela zoster, yang menyerang kulit dan mukosa. Infeksi ini merupakan reaktifitas firus yang terjadi setelah infeksi primer. Kadang-kadang infeksi primer berlangsung sublikns. Frekuensi penyakit pada pria dan wanita sama, lebih sering mngenai usia dewasa.

b. Etiologi

Penyebab penyakit herpez zoster adalah reaktifasi firus farizela zestor

c. Patofosiolgi

Virus ini berdiam diganglion susunan saraf tepid angglion kranalis kulit yang timbul memberikan lokasi yang setingkat dengan daerah persyarafan ganglion tersebut. Kadang virus ini juga menyerang ganglion anteriol, bagian motorik karanialis sehungga memberikan gejla-gejala motorik.

d. Pengobatan

Obat yang digunakan :
- Asikolofir 5x 800 mg/hari selama7 hari, sejak lesi muncul dalam 3 haro pertama karena lewat dari masa ini pengobatan tidak efektif
- Lisoprinosin 50 mg / hari BB/ hari, dosis maksimal 3000 mg sehari. Onat ini juga diberikan dalam 3 hari pertama lesi muncul

3. Dermatitis

a. Pengertian

Dermatitik atopik ( DA) adalah penyakit kulit reaksi inflamisi yang didasari oleh faktor herediter dan faktor lingkungan, bersifat kronik residif dengan gejala eritema , papula, fesikel, kusta, skuama dan krulitus yang hebat bila residif biasanya disertai infeksi, atau alergi faktor psikologi, atau bahan kimia atau iritan.

b. Etiologis

Terdapat stigma atopi (herediter) pada pasien berupa :
- Alergi terhadap berbagai alergen pritein (polifalen)
- Pada kulit dermatitis atopik terdapat perubahan suhu ( hawa udara panas dingin)

c. Patofisiologi

Belum diketahui sdengan pasti. Pada pasien dermatitis atopik kapasit dapat untuk menghasilkan IGE secara berlebihan diturunkan secara genetik. Demikian pula defesiensi sel T penekan (superior)

d. Pengobatan

- Thymopentin untuk dapat mengurangi gatal-gatal dan eritem digunakan timopentin subkutan 10 mg / dosis 1x/ hari selama 6 minggu, atau 3 x/ minggun selam 12 minggu
- Interferon gamma dosii yang digunakan antara 50 mg – 100 mg/ m2/ hari subkutan diberikan selama 12 minggu



Mohon sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2016/11/beberapa-jenis-penyakit-pada-kulit-dan.html
Sekali lagi mohon jika ingin meng-copy paste artikel ini sertakan link artikel ini http://www.biologiedukasi.com/2016/11/beberapa-jenis-penyakit-pada-kulit-dan.html
Previous
Next Post »

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon