Beberapa Jenis Kelainan dan Penyakit pada Hidung

Penyakit Pada hidung

a. Adapun penyakit-penyakit yang biasa menyerang hidung yaitu :


  1. Epistaxis
  2. Sumbatan jalan napas bagian atas
  3. Polip hidung
  4. Salesma(cold) dan influenza(flu)
  5. Hidung yang tersumbat dan pilek
  6. Gangguan sinus(sinusitis)
  7. Peradangan hidung karena alergi (rhinitis alergica)

b. Factor pencetus

1. Pada Epistaxis


  • Trauma (korek korek lubang hidung dengan jari atau benda lain)fraktuk tulang hidung karna kecelakaan lalulintasatau kena tinju
  • Ada gangguan pembengkuan darah (demam berdarah, leukimia)
  • Tekanan darah tinggi( angiofibroma , karsinoma )
  • Tumor di dalam lubang hidung, apapun penyebabnya
    epistaxis
    epistaxis

2. Pada sumbatan jalan napas bagian atas


  • Trauma larynx
  • Laryngitis acuta
  • Laryngitis dipterica
  • Tumor larynx
  • Corpus alineum

3. Pada polip hidung

Polip hidung biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, seperti di daerah sekitar lubang sinus pada lubang hidung.

Beberapa faktor lain yang meningkatkan terkena polip hidung antara lain sinusitis (radang sitis) yang menahun, iritasi, sumbatan hidung oleh karna kelainan anatomi dan adanya pembesaran konka

4. Pada selesma(COLD) dan influenza(FLU)

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang pada umumnya dapat menyebabkan dapat menyebabkn batuk, pilek, sakit leher dan kadang kadang panas atau sakit pada persendian

5. Pada hidung yang tersumbat dan pilek

- Terjadi karena salesma atau alergi

6. Pada gangguan sinus


  • Infeksi / peradangan baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokan
  • Adanya sumbatan di daerah rongga hidung seperti polip, pembesaran tulang kunka hidung, tulang hidung bengkok
  • Adanya alergi pada hidung sehingga mengakibatkan sumbatan
  • Pengaruh lingkungan pada hidung sehingga mengakibatkan hidung tersumbat

7. Peradangan hidung karna alergi (RHINITIS ALERGICA)

- Karna adanya reaksi alergi pada hidung yang di timbulkan oleh masuknya substansi asing kedalam saluran tenggorokan

c. Pengobatan

1. Pada Epistaxis

Tenangkan pasien dan posisikan kepala lebih tinggi dari pada jantung. Kepala dan badan condong ke depan agar darah tak tertelan, keluarkan gumpalan darah dari hidung dengan meniup pelan, tekan bagian hidung yang lunak dengan ibu jari dan telunjuk selama 5 menit.

Jika setelah 5 menit epistaxis masih terjadi, tekan ulang selama 10 menit. Setelah perdarahan terhenti jaga agar posisi kepala lebih tinggi daripada posisi jantung, jangan mengorek atau meniup melalui hidung, mengangkat beban berat atau membungkuk untuk menghindari epistaxis ulang.

2. Pada sumbatan jalan napas bagian atas

3. Pada polip hidung

Obat semprot hidung yang mengandung corticosteroid (dexametasone, kartison, hidrikortison, prednison, metilprednison, fluticasone, mometasone, budesonide) kadang bisa memperkecil ukuran polip atau kadang menghilangkan

4. Pada selesma(COLD) dan influenza(FLU)

5. Pada hidung yang tersumbat dan pilek

Dengan mengonsumsi obat flu

6. Pada gangguan sinus


  • Hirup sedikit air garam kedalam hidung
  • Letakan kompres hangat di bagian wajah
  • Gunakan tetes hidung decongestan seperti phenyleprine
  • Anti biotika seperti tetracyclin, ampicilin, atau penicillin, bisa digunakan untuk meredakan sinus

7. Peradangan hidung karna alergi (RHINITIS ALERGICA)

Gunakan antihistamin seperto chlorpheniramine, dimenhydrinate, yang biasa di jual untuk mengobati mabuk jalanan


Mohon sertakan link ini http://www.biologiedukasi.com/2016/11/beberapa-jenis-kelainan-dan-penyakit_25.html
Sekali lagi mohon jika ingin meng-copy paste artikel ini sertakan link artikel ini http://www.biologiedukasi.com/2016/11/beberapa-jenis-kelainan-dan-penyakit_25.html
Previous
Next Post »

mohon untuk tidak meninggalkan live link ConversionConversion EmoticonEmoticon